Slideshow

Rabu, 19 Oktober 2011

Telnet dan FTP Server

PENDAHULUAN
Dalam  melakukan  tugas-tugas  administrasi  sistem,  administrator  sistem  mau  tidak  mau akan  banyak  berhubungan  dengan  telnet dan ftp server. Tanpa  telnet  dan ftp  server  pekerjaan  administrasi  akan  sulit  dijalankan/terinstall. Maka  agar kita  mampu  mengerjakan tugas-tugas administrasi, kita  harus  mengerti  tentang  telnet dan ftp server.

Ø  TUJUAN
Agar kita Mampu melakukan instalasi untuk meningkatkan keamanan data, memahami definisi dan instalisasi telnet dan ftp server. Dan dapat memahami penggunaan telnet dan ftp server.

Ø  INSTALISASI
1.    TELNET
Telnet/TeleNetwork adalah remote login yang dapat terjadi di internet karena ada service dari protocol TELNET.Dengan Telnet memungkinkan kita untuk mengakses komputer lain secara remote melalui internet. Dalam bahasa yang mudah kita dapat memberikan perintah kepada komputer lain baik membuat file,mengedit,menghapus dan menjalankan suatu perintah hanya melalui komputer di depan meja kita.Telnet banyak di pakai dalam mesin berbasis UNIX dan sangat jarang aplikasi telnet pada mesin berbasis Windows NT/200
>Cara Kerja Telnet
Untuk dapat mengakses telnet,biasanya (dan seharusnya) kita memiliki sebuah account atau login di komputer yang di tuju.Dan login tersebut disertai password (kata kunci) sebagai verivikasi atau sebagai legalisasi dari account yang kita masukkan,dan account tersebut di berikan oleh sang administrator atau lembaga yang memiliki server yang dapat di-TELNET.
Contoh menjalankan dengan Windows 9x:
-klik start button pada pojok kiri bawah
-klik Run
-Ketik TElnet
klik OK
Setelah aplikasi telnet jalan klik connect,kemudian editlah Remote System seperti gambar di atas.jangan lupa untuk memakai VT 100 (besar),supaya lancar membuka pine(email) dan menjalankan aplikasi lainnya seperti text editor.
Host Name:isi dengan IP dari komputer yang akan kita tuju
Port: isikan Port ini dengan telnet
Term Type: Gunakan option VT 100 (huruf besar)
> Contoh TELNET
-Windows
-Unix FreeBSD
-Linux
Program telnet digunakan untuk konek ke sebuah mesin/server tertentu dan ke port tertentu lalu kita dapat mengirimkan perintah dengan mengetikkan langsung, dan kita juga akan mendapatkan respon output dari si server.
Dengan kata lain, kita berinteraksi langsung dengan sebuah server. Dan biasanya nanti "berbicara" protokol sesuai aplikasi server yang kita hubungi. Misalnya jika kita menghubungi port 80, maka kemungkinan besar kita harus berbicara protokol HTTP. Jika ke port 25, maka protokol SMTP, dst.
Jangan dibingungkan dengan protokol telnet (port 23) yaitu yang digunakan untuk login ke shell sebuah mesin. Protokol ini telah amat tua dan ditinggalkan karena tidak aman, dan kini biasanya diganti dengan protokol SSH (port 22).
Program telnet sendiri adalah program generik untuk konek port mana saja dan host mana saja. telnet sebagai tools untuk me-remote server atau pc lain (padahal dari sisi sekuritas telnet tidaklah aman digunakan). Untuk itu penulis mulai melakukan instalasi telnet di komputer server yang menggunakan linux ubuntu 6.06, adapun langkah-langkahnua adalah sebagai berikut :

Masuklah ke console command line (terminal)
http://i324.photobucket.com/albums/k360/oyasuryana/oz_log/telnet_nix1.png
Masukan password root untuk proses download dan instalasi, tunggu beberapa saat sampai proses download dan instalasi selesai, Jika telah selesal lakukan restart service dengan mengetikan perintah sebagai berikut :
http://i324.photobucket.com/albums/k360/oyasuryana/oz_log/telnet_nix2.png
Maka telnet sudah aktif dan siap digunakan.
Sekarang coba anda berpindah ke komputer lain (windows) dan login ke komputer server dengan langkah sebagai berikut :
Klik start –> run –> ketik cmd tekan tombol enter
http://i324.photobucket.com/albums/k360/oyasuryana/oz_log/telnet_nix3.png
Maka akan tampil gambar diatas, ketik perintah telnet ip_server misal telnet 192.168.1.1 tekan enter, maka anda akan ditanya user name di server dan password :
http://i324.photobucket.com/albums/k360/oyasuryana/oz_log/telnet_nix4.png
JIka pasword dan username sesuai maka anda akan langsung dibawa ke session terminal di server, padahal anda sedang di komputer klien yang mungkin berbeda ruangan.
Nah dengan cara diatas penulis tidak perlu lagi bolak-balik ruang server hanya untuk mengedit script php atau me-maintance server. Berikut tampilan jika anda berhasil login
http://i324.photobucket.com/albums/k360/oyasuryana/oz_log/telnet_nix5.png
Membuat Telnet Menggunakan VB




Visual BasicTelnet merupakan salah satu jenis protokol yang digunakan untuk koneksi ke suatu perangkat lewat LAN maupun internet, protokol ini menggunakan port 23. Walaupun dalam Windows sudah tersedia aplikasi telnet, namun kadang kala kita membutuhkan koneksi telnet dalam aplikasi kita. Baik untuk pengembangan maupun untuk koneksi kesuatu perangkat dalam aplikasi kita sehingga dapat memodifikasi lebih lanjut. Berikut penulis akan sedikit berbagi bagaimana Membuat Telnet menggunakan VB (Visual Basic) 6.0.
Dalam hal ini penulis memanfaatkan sebuah komponen ActiveX untuk membuat aplikasi ini. PowerTCP Tools ActiveX merupakan salah satu ActiveX yang sangat bagus, khususnya untuk koneksi kesuatu perangkat. Bukan hanya Telnet, PowerTCP Tools juga mendukung beberapa jenis koneksi diantaranya R-Protokol (RSH, RLogin, dan Rexec). Alasan utama penulis memilih komponen ActiveX ini adalah karena ActiveX ini tergolong lebih ringan dan cepat, sehingga tidak memberatkan koneksi aplikasi dan penggunaan memori kita.
Berikut langkah-langkah dalam membuat Telnet menggunakan VB : 
1.        Sebelum memulai dalam coding di VB kita, terlebih dahulu download ActiveX di website ini. Kemudian install dikomputer anda.
2.        Setelah instalasi berhasil kemudian buka Aplikasi Visual Basic anda.
3.        Buka menu Project-Components atau Tekan ctrl+c untuk memilih komponen ActiveX Power TCP yang bernama Dart Telnet Control. Bagi yang sudah terbiasa dengan pemprograman VB tentunya tidak sulit untuk sampai ke langkah ini.
4.        Selanjutnya masukan komponen Telnet kedalam jendela form kita.
5.        Tambahkan komponen 1 buah TextBox dan ubah name menjadi txtTelnet dan ganti MultiLine=True
6.        Tambahkan 1 buah Textbox lagi dan ubah name menjadi txtIP.
7.        Terakhir, tambahkan CommandButton dan ubah name menjadi cmdConnect.
8.        Selanjutnya masukan Code berikut kedalam VB anda :
''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Private Sub cmdConnect_Click()
Telnet1.Connect txtIP
End Sub
Private Sub Form_Load()
cmdConnect.Caption = "Connect"
txtTelnet = ""
txtTelnet.Locked = True
Me.Caption = "Membuat Telnet menggunakan VB"
End Sub
Private Sub Telnet1_Receive()
txtTelnet = txtTelnet & Telnet1.Receive
End Sub
Private Sub Telnet1_State()
If Telnet1.State = tcpConnected Then
txtTelnet.Locked = False
Else
txtTelnet.Locked = True
End If
End Sub
Private Sub txtTelnet_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If Telnet1.State = tcpConnected Then
Telnet1.Send Chr(KeyAscii)
End If
KeyAscii = 0
E
Telnet Menggunakan VB







2.       FTP Server

Instal Layanan Informasi Internet dan Layanan FTP

Karena FTP tergantung pada Layanan Informasi Internet Microsoft (IIS), IIS dan Layanan FTP harus diinstal pada komputer. Untuk menginstal IIS dan Layanan FTP, ikuti langkah-langkah berikut.

CATATAN: Pada Windows Server 2003, Layanan FTP tidak diinstal secara default saat Anda meng-instal IIS. Jika Anda telah meng-instal IIS pada komputer, Anda harus menggunakan alat Program Tambah atau Hapus pada Panel Kontrol untuk menginstal Layanan FTP.
1.    Klik Mulai, arahkan kePanel Kontrol, kemudian klik Program Tambah atau Hapus.
2.    Klik Tambah/Hapus Komponen Windows.
3.    Pada daftar Komponen , klik Server Aplikasi, klik Layanan Informasi Internet (IIS) (akan tetapi jangan memilih atau menghapus kotak centang), kemudian klik Rincian.
4.    Klik untuk memilih kotak centang dibawah (jika belum dipilih):
Common Berkass
Layanan Protokol Transfer Berkas (FTP)
Manajer Layanan Informasi Internet
5.    Klik untuk memilih kotak centang disebelah layanan yang berhubungan dengan IIS lainnya atau subkomponen yang ingin Anda instal, kemudian klik OK.
6.    Klik Berikutnya.
7.    Apabila Anda diminta, masukkan CD-ROM Windows Server 2003 ke drive CD-ROM atau DVD-ROM atau menyediakan lintasan ke lokasi/tempat berkas, kemudian klik OK.
8.    Klik Selesai.
Layanan FTP dan IIS yang diinstal sekarang. Anda harus mengkonfigurasikan Layanan FTP sebelum Anda dapat menggunakannya.

Konfigurasikan Layanan FTP

Untuk mengkonfigurasi Layanan FTP hanya untuk membuat koneksi tanpa nama, ikuti langkah-langkah berikut:
1.    Mulai Manajer Layanan Informasi Internet atau buka IIS snap-in.
2.    Rentangkan Nama_server, dimana Nama_server merupakan nama server.
3.    Rentangkan Situs FTP
4.    Klik-kanan Situs FTP Default, dan klik Properti.
5.    Klik tab Account Keamanan.
6.    Lakukan klik untuk kotak centang Perbolehkan Koneksi Anonim (jika belum dipilih), kemudian lakukan klik pada kotak centang Perbolehkan Koneksi Anonim.

Saat Anda melakukan klik kotak centang Perbolehkan Koneksi Anonim , Anda mengkonfigurasikan Layanan FTP untuk mempermudah koneksi anonim. Pengguna tidak dapat melakukan logon dengan menggunakan nama dan sandi.
7.    Klik tab Home Directory.
8.    Klik untuk menyeleksi kotak centang Baca dan Log kunjungan (jika belum dipilih), kemudian klik untuk menghapus kotak centang Tulis (jika belum dihapus).
9.    Klik OK.
10. Hentikan Manajer Layanan Informasi Internet atau tutup IIS snap-in.
Server FTP saat ini dikonfigurasikan untuk menerima permintaan FTP yang masuk. Salin atau pindahkan berkas yang ingin Anda tampilkan pada folder penerbitan FTP untuk akses. Folder default merupakan drive:\Inetpub\Ftproot, dimana drive adalah drive yang mana IIS diinstal.
Installasi FTP server dengan ProFTPd




              Artikel ini hanyalah membahas basic configuration dari ftp server, untuk pengembangan lebih lanjut silahkan baca-baca di www.proftpd.org.
- Paket proftpd yg digunakan adalah proftpd-1.2.4.tar.gz Langkah-langkah instalasi:
==========================
- Download paket proftpd-1.2.4.tar.gz dari situs www.proftpd.org

- Ekstrak ke direktori yg anda suka:
[root@taubat hari]# tar zxvf proftpd-1.2.4.tar.gz -C /usr/local/src

- Pergi ke direktori baru hasil ekstrak:
[root@taubat src]# cd proftpd-1.2.4

- Compile dan install:
[root@taubat proftpd-1.2.4]# ./configure; make; make install

- Buat user yang akan menjalankan proftpd:
[root@taubat proftpd-1.2.4]# useradd proftpd -s /dev/null

- Buat home directory untuk anonymous:
[root@taubat proftpd-1.2.4]# mkdir /home/ftp

- Edit file konfigurasi proftpd dengan text editor yg anda suka:
[root@taubat proftpd-1.2.4]# vi /usr/local/etc/proftpd.conf

- Contoh file konfigurasi proftpd.conf untuk basic ftp server:

# This is a basic ProFTPD configuration file (rename it to
# 'proftpd.conf' for actual use. It establishes a single server
# and a single anonymous login. It assumes that you have a user/group
# "nobody" and "ftp" for normal operation and anon.

ServerName "Hari-huhui"
ServerType standalone
DefaultServer on

# Port 21 is the standard FTP port.
Port 21
# Umask 022 is a good standard umask to prevent new dirs and files
# from being group and world writable.
Umask 022

# To prevent DoS attacks, set the maximum number of child processes
# to 30. If you need to allow more than 30 concurrent connections
# at once, simply increase this value. Note that this ONLY works
# in standalone mode, in inetd mode you should use an inetd server
# that allows you to limit maximum number of processes per service
# (such as xinetd)
MaxInstances 30

# Set the user and group that the server normally runs at.
User proftpd
Group proftpd

# Normally, we want files to be overwriteable.
<Directory /*>
AllowOverwrite on
</Directory>

# A basic anonymous configuration, no upload directories.
<Anonymous /home/ftp>
RequireValidShell off
User ftp
Group ftp
# We want clients to be able to login with "anonymous" as well as "ftp"
UserAlias anonymous ftp

# Limit the maximum number of anonymous logins
MaxClients 10

# We want 'welcome.msg' displayed at login, and '.message' displayed
# in each newly chdired directory.
DisplayLogin welcome.msg
DisplayFirstChdir .message

# Limit WRITE everywhere in the anonymous chroot
<Limit WRITE>
DenyAll
</Limit>

</Anonymous>

- Jalankan proftpd:
[root@taubat proftpd-1.2.4]# /usr/local/sbin/proftpd

- Jika ada error, selalu lakukan cek di /var/log/messages, anda akan menemukan informasi yg sangat berharga di situ :)
[root@taubat proftpd-1.2.4]# tail /var/log/messages

- Jika tidak ada error, lakukan test dengan mencoba ftp server baru anda :)

[root@taubat proftpd-1.2.4]# ftp localhost
Connected to localhost (127.0.0.1).
220 ProFTPD 1.2.4 Server (Hari-huhui) [taubat.nasuha.org]
Name (localhost:root): hari
331 Password required for hari.
Password:
230 User hari logged in.
Remote system type is UNIX.
Using binary mode to transfer files.
ftp>

- Lakukan test juga terhadap konfigurasi anonymous ftp server anda :)

[root@taubat proftpd-1.2.4]# ftp localhost
Connected to localhost (127.0.0.1).
220 ProFTPD 1.2.4 Server (Hari-huhui) [taubat.nasuha.org]
Name (localhost:root): anonymous
331 Anonymous login ok, send your complete email address as your password.
Password:
230 Anonymous access granted, restrictions apply.
Remote system type is UNIX.
Using binary mode to transfer files.
ftp>

Jika output yang keluar adalah seperti di atas, maka selamat, ftp server anda telah berjalan dengan baik :)

Instalasi FTP Server di Linux untuk managemen files di web server

Leave a comment (0) Go to comments
http://blog.xcode.or.id/wp-content/uploads/2011/08/serverxx1.jpg
Beberapa artikel sebelum sudah beberapa tentang hacking, disini penulis mencoba mengisi artikel yang lebih umum yaitu instalasi FTP Server di linux dan konfigurasi dasarnya. Disini penulis mencoba mengkonfigurasi untuk managemen files web di LAMPP, diasumsikan web server telah diinstall, jika anda belum mengetahui caranya instalasi LAMPP maka dapat dicari di blog ini, hanya saja penulis waktu itu menggunakan Mandriva, tapi intinya sama saja karena hanya extract dari file lampp, lalu konfigurasi sesuai kebutuhan, lalu jalankan lamppnya.
Disini penulis menggunakan Ubuntu 10.0.4 dan FTP Servernya yang diinstall adalah proftpd.
Perintah install dengan apt-get.
kurniawan@kurniawan-laptop:~$ sudo apt-get install proftpd
[sudo] password for kurniawan:
Reading package lists… Done
Building dependency tree
Reading state information… Done
Note, selecting proftpd-basic instead of proftpd
The following extra packages will be installed:
openbsd-inetd proftpd-basic
Suggested packages:
proftpd-doc proftpd-mod-mysql proftpd-mod-pgsql proftpd-mod-ldap
proftpd-mod-odbc proftpd-mod-sqlite
The following NEW packages will be installed:
openbsd-inetd proftpd-basic
0 upgraded, 2 newly installed, 0 to remove and 429 not upgraded.
Need to get 904kB of archives.
After this operation, 2,335kB of additional disk space will be used.
Do you want to continue [Y/n]? y
Get:1 http://na.archive.ubuntu.com/ubuntu/ lucid/main openbsd-inetd 0.20080125-4ubuntu2 [37.0kB]
Get:2 http://na.archive.ubuntu.com/ubuntu/ lucid-updates/universe proftpd-basic 1.3.2c-1ubuntu0.1 [867kB]
Fetched 904kB in 22s (40.0kB/s)
Preconfiguring packages …
Selecting previously deselected package openbsd-inetd.
(Reading database … 122714 files and directories currently installed.)
Unpacking openbsd-inetd (from …/openbsd-inetd_0.20080125-4ubuntu2_i386.deb) …
Selecting previously deselected package proftpd-basic.
Unpacking proftpd-basic (from …/proftpd-basic_1.3.2c-1ubuntu0.1_i386.deb) …
Processing triggers for man-db …
Processing triggers for ureadahead …
ureadahead will be reprofiled on next reboot
Setting up openbsd-inetd (0.20080125-4ubuntu2) …
* Stopping internet superserver inetd                                   [ OK ]
* Not starting internet superserver: no services enabled
Setting up proftpd-basic (1.3.2c-1ubuntu0.1) …
Warning: The home dir /var/run/proftpd you specified can’t be accessed: No such file or directory
Adding system user `proftpd’ (UID 115) …
Adding new user `proftpd’ (UID 115) with group `nogroup’ …
Not creating home directory `/var/run/proftpd’.
Adding system user `ftp’ (UID 116) …
Adding new user `ftp’ (UID 116) with group `nogroup’ …
Creating home directory `/home/ftp’ …
Untuk lebih enaknya penulis login root saja dengan sudo su. Setelah itu penulis konfigurasi proftpd.conf nya untuk konfigurasi.
root@kurniawan-laptop:/# cd /etc/proftpd
root@kurniawan-laptop:/etc/proftpd# nano proftpd.conf
Jika LAMPP kita diinstall di opt/lampp maka kita masukkan konfigurasi dibawah ini
#defaultroot ~
Defaultroot /opt/lampp/htdocs
Setelah itu save
Setelah direstart tinggal kita restart proftpdnya.
root@kurniawan-laptop:/etc/init.d# sudo /etc/init.d/proftpd restart
* Stopping ftp server proftpd                                           [ OK ]
* Starting ftp server proftpd
Kalau sudah tinggal kita mencoba koneksi dengan FTP client.
Disini kita sudah di /opt/lampp/htdocs, disini kita bisa manage folder dan file-file di web server kita.
Jika anda pengguna speedy yang gatewaynya dari router modem dan ingin di onlinekan ke internet maka tinggal kita set saja di router modemnya, bisa seperti di bawah ini.
 

FTP Server Over SSL

Artikel ini merupakan lanjutan dari artikel saya pada edisi yang terdahulu yaitu Membangun FTP server dengan Windows 7. Sebagai pengingat, FTP server adalah sebuah server yang menjalankan aplikasi untuk memberikan layanan download dan upload file antar jaringan (TCP/IP) yang memanfaatkan File Tranfers Protocol (FTP). FTP merupakan protocol standar untuk melakukan tukar menukar file dalam jaringan yang berjalan pada lapisan aplikasi dari 7 lapisan OSI Network (http://id.wikipedia.org/wiki/Model_OSI). Untuk dapat mengakses FTP server dibutuhkan sebuah aplikasi FTP Client seperti FileZilla, WS_FTP, Cute_FTP dll atau paling sederhana dengan menggunakan Browser.
Keamanan data sangat penting, apalagi ketika kita menggunakan jaringan internet. Tak dipungkiri masih banyak orang yang mengganggap masalah kemanan data itu sepele. Hal ini tidak lain karena kesadaran (awareness) keamanan data yang kurang atau juga mereka belum mempunyai pengalaman kehilangan data atau pencurian data. Sebagai seorang system administrator lebih baik mencegah kehilangan data dari pada harus mengembalikan dan memperbaiki data. Belum lagi jika data-data tersebut merupakan data rahasia perusahaan yang bisa berdampak pada untung ruginya sebuah perusahaan. Jika hal itu terjadi bersiap-siaplah anda untuk melamar di perusahaan lain, tentu hal itu tidak diinginkan. Penulis berharap kita semua selalu sadar mengenai masalah keamanan data ini.
Seperti kita tahu bahwa untuk melakukan upload dan download data dengan menggunakan FTP bukan merupakan cara yang aman. Tetapi kita tetap dapat menggunakan FTP untuk melakukan download dan upload dengan menumpangkannya pada sebuah protocol SSL atau yang disebut dengan FTP Over SSL. FTP Over SSL juga sering di sebut dengan FTPS, dengan menggunakan FTPS maka data yang di transfer pada jaringan akan di enkripsi dengan begitu data tidak akan mudah di baca oleh program-program pengintai (sniff).
Untuk melakukan pengaturan FTP over SSL ikuti langkah-langkah berikut :D
1. Sebelum anda membuat FTP server lebih baik membuat certificate terlebih dahulu, Buka Internet Information Services Manager, klik Start kemudian ketikan IIS lalu pilih Internet Information Services (IIS) Manager.
Gambar1
2. Pada root IIS manager Pilih Server Certificates.
Gambar2
3. Kemudian pada panel Action pilih Create Self-Signed Certificates.
Pada contoh ini penulis menciptakan Certificate dengan memanfaatkan fitur yang ada pada IIS Manager, selain itu anda juga menggunakan Certificate dari pihak ketiga seperti dari VeriSign, DigiCert, GoDaddy, comodo dll.
Gambar3
4. Muncul jendela Specify Friendly Name ketikan nama certificate sebagai contoh MugiCert.
Gambar4
5. Setelah membuat certificate langkah selanjutnya yaitu membuat FTP server. Pada panel Connection klik kanan pada Site pilih Add FTP Site… lalu klik tombol OK.
Gambar5
6. Muncul jendela Site Information, tentukan nama dan Directory dari FTP server misal Ftp site name: MugiOverSSL dan pada Content Directiry d:\FTP-DATA lalu klim tombol Next.
Gambar6
7. Muncul jendela Binding and SSl Settings, tentukan IP address dan port yang akan di gunakan misal IP Adress: 10.10.10.10 dan port: 21 selain itu jangan lupa Centang pilihan Start FTP site automatically dan pilih opsi Allow SSL lalu klik tombol Next.
Gambar7
8. Muncul jendela Authentication and Authorization Informations, pada Authentication pilih Basic dan pada Authorization pilih user yang akan di berikan akses pada contoh penulis memberikan akses kepada user Chelsea lalu klik tombol Finish.
Jika anda ingin mengalokasikan kepada beberapa user, lebih baik anda membuat sebuah Group user kemudian masukan user-user tersebut ke dalannya. kemudian pada Allow access to: pilih opsi Specified roles or user groups kemudian ketikan nama user groups-nya.
Gambar8
9. FTP Site (FTP Server) telah berhasil di buat, langkah selanjutnya yaitu melakukan pengaturan FTP Over SSL. Klik pada FTP server kemudian pilih FTP SSL Settings.
Gambar9
10. Muncul jendela FTP SSL Settings pada SSL certificate pilih sertificate yang telah kita buat sebelumnya MugiCert, kemudian pada SSL Policy pilih opsi Custome lalu klik tombol Advance.
Gambar10
11. Muncul jendela Advanced SSL Policy, pada Control Chanel pilih opsi Require only for credentials dan pada Data Chanel pilih opsi Allow lalu klik tombol OK.
Gambar11
12. Setelah selesai melakukan pengaturan klik Apply pada panel Actions.
Gambar12
13. Setelah selesai coba buka melalui Browser, ternyata muncul error, browser tidak mendukung FTP Over SSL.
Gambar13
14. Selanjutnya penulis menggunakan FTP client FileZilla, agar dapat membuka FTP Site (FTP server) anda harus melakukan beberapa pengaturan. Klik pada Open the Site Manager.
Gambar14
15. Kemudian klik tombol New Site pada Tab General isikan sesuai dengan pengaturan yang telah kita lakukan sebelumnya.
Host : 10.10.10.10 port : 21
Server Type : FTPES – FTP Over explicit TLS/SSL
Logon Type : Normal
User : Chelsea
Passowrd : password
Kemudian klik tombol Connect
Gambar15
16. Muncul jendela Unknown certificate klik tombol OK.
Gambar16
17. FileZilla telah berhasil login, selanjutnya anda dapat melakukan transfer data
Gambar17




Ø  REFERENSI
-      IBNUY08’S  WEBLOG
-      Oz  Log
-      Andik Susilo Blog’s
-      Yogyafree X-code Blog

Tidak ada komentar:

Posting Komentar