Dalam melakukan tugas-tugas administrasi sistem, administrator sistem mau tidak mau akan banyak berhubungan dengan telnet dan ftp server. Tanpa telnet dan ftp server pekerjaan administrasi akan sulit dijalankan/terinstall. Maka agar kita mampu mengerjakan tugas-tugas administrasi, kita harus mengerti tentang telnet dan ftp server.
Ø TUJUAN
Agar kita Mampu melakukan instalasi untuk meningkatkan keamanan data, memahami definisi dan instalisasi telnet dan ftp server. Dan dapat memahami penggunaan telnet dan ftp server.
Ø INSTALISASI
1. TELNET
Telnet/TeleNetwork
adalah remote login yang dapat terjadi di internet karena ada service
dari protocol TELNET.Dengan Telnet memungkinkan kita untuk mengakses
komputer lain secara remote melalui internet. Dalam
bahasa yang mudah kita dapat memberikan perintah kepada komputer lain
baik membuat file,mengedit,menghapus dan menjalankan suatu perintah
hanya melalui komputer di depan meja kita.Telnet banyak di pakai dalam
mesin berbasis UNIX dan sangat jarang aplikasi telnet pada mesin
berbasis Windows NT/200
>Cara Kerja Telnet
Untuk
dapat mengakses telnet,biasanya (dan seharusnya) kita memiliki sebuah
account atau login di komputer yang di tuju.Dan login tersebut disertai
password (kata kunci) sebagai verivikasi atau sebagai legalisasi dari
account yang kita masukkan,dan account tersebut di berikan oleh sang
administrator atau lembaga yang memiliki server yang dapat di-TELNET.
Contoh menjalankan dengan Windows 9x:
-klik start button pada pojok kiri bawah
-klik Run
-Ketik TElnet
klik OK

Setelah
aplikasi telnet jalan klik connect,kemudian editlah Remote System
seperti gambar di atas.jangan lupa untuk memakai VT 100 (besar),supaya
lancar membuka pine(email) dan menjalankan aplikasi lainnya seperti text
editor.
Host Name:isi dengan IP dari komputer yang akan kita tuju
Port: isikan Port ini dengan telnet
Term Type: Gunakan option VT 100 (huruf besar)
> Contoh TELNET
-Windows
-Unix FreeBSD
-Linux
Program
telnet digunakan untuk konek ke sebuah mesin/server tertentu dan ke
port tertentu lalu kita dapat mengirimkan perintah dengan mengetikkan
langsung, dan kita juga akan mendapatkan respon output dari si server.
Dengan
kata lain, kita berinteraksi langsung dengan sebuah server. Dan
biasanya nanti "berbicara" protokol sesuai aplikasi server yang kita
hubungi. Misalnya jika kita menghubungi port 80, maka kemungkinan besar
kita harus berbicara protokol HTTP. Jika ke port 25, maka protokol SMTP,
dst.
Jangan dibingungkan dengan protokol
telnet (port 23) yaitu yang digunakan untuk login ke shell sebuah
mesin. Protokol ini telah amat tua dan ditinggalkan karena tidak aman,
dan kini biasanya diganti dengan protokol SSH (port 22).
Program
telnet sendiri adalah program generik untuk konek port mana saja dan
host mana saja. telnet sebagai tools untuk me-remote server atau pc lain
(padahal dari sisi sekuritas telnet tidaklah aman digunakan). Untuk itu
penulis mulai melakukan instalasi telnet di komputer server yang
menggunakan linux ubuntu 6.06, adapun langkah-langkahnua adalah sebagai berikut :
Masuklah ke console command line (terminal)
Masuklah ke console command line (terminal)

Masukan password root untuk proses download
dan instalasi, tunggu beberapa saat sampai proses download dan
instalasi selesai, Jika telah selesal lakukan restart service dengan
mengetikan perintah sebagai berikut :

Maka telnet sudah aktif dan siap digunakan.
Sekarang coba anda berpindah ke komputer lain (windows) dan login ke komputer server dengan langkah sebagai berikut :
Klik start –> run –> ketik cmd tekan tombol enter

Maka akan tampil gambar diatas, ketik perintah telnet ip_server misal telnet 192.168.1.1 tekan enter, maka anda akan ditanya user name di server dan password :

JIka
pasword dan username sesuai maka anda akan langsung dibawa ke session
terminal di server, padahal anda sedang di komputer klien yang mungkin
berbeda ruangan.
Nah
dengan cara diatas penulis tidak perlu lagi bolak-balik ruang server
hanya untuk mengedit script php atau me-maintance server. Berikut
tampilan jika anda berhasil login

|
Membuat Telnet Menggunakan VB
|
Telnet
merupakan salah satu jenis protokol yang digunakan untuk koneksi ke
suatu perangkat lewat LAN maupun internet, protokol ini menggunakan
port 23. Walaupun dalam Windows sudah tersedia aplikasi telnet, namun
kadang kala kita membutuhkan koneksi telnet dalam aplikasi kita. Baik
untuk pengembangan maupun untuk koneksi kesuatu perangkat dalam aplikasi
kita sehingga dapat memodifikasi lebih lanjut. Berikut penulis akan
sedikit berbagi bagaimana Membuat Telnet menggunakan VB (Visual Basic) 6.0.
Dalam
hal ini penulis memanfaatkan sebuah komponen ActiveX untuk membuat
aplikasi ini. PowerTCP Tools ActiveX merupakan salah satu ActiveX yang
sangat bagus, khususnya untuk koneksi kesuatu perangkat. Bukan hanya
Telnet, PowerTCP Tools juga mendukung beberapa jenis koneksi
diantaranya R-Protokol (RSH, RLogin, dan Rexec). Alasan
utama penulis memilih komponen ActiveX ini adalah karena ActiveX ini
tergolong lebih ringan dan cepat, sehingga tidak memberatkan koneksi
aplikasi dan penggunaan memori kita.
Berikut langkah-langkah dalam membuat Telnet menggunakan VB :
1. Sebelum memulai dalam coding di VB kita, terlebih dahulu download ActiveX di website ini. Kemudian install dikomputer anda.
2. Setelah instalasi berhasil kemudian buka Aplikasi Visual Basic anda.
3. Buka
menu Project-Components atau Tekan ctrl+c untuk memilih komponen
ActiveX Power TCP yang bernama Dart Telnet Control. Bagi yang sudah
terbiasa dengan pemprograman VB tentunya tidak sulit untuk sampai ke
langkah ini.
4. Selanjutnya masukan komponen Telnet kedalam jendela form kita.
5. Tambahkan komponen 1 buah TextBox dan ubah name menjadi txtTelnet dan ganti MultiLine=True
6. Tambahkan 1 buah Textbox lagi dan ubah name menjadi txtIP.
7. Terakhir, tambahkan CommandButton dan ubah name menjadi cmdConnect.
8. Selanjutnya masukan Code berikut kedalam VB anda :
''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''''
Private Sub cmdConnect_Click()
Telnet1.Connect txtIP
End Sub
Private Sub Form_Load()
cmdConnect.Caption = "Connect"
txtTelnet = ""
txtTelnet.Locked = True
Me.Caption = "Membuat Telnet menggunakan VB"
End Sub
Private Sub Telnet1_Receive()
txtTelnet = txtTelnet & Telnet1.Receive
End Sub
Private Sub Telnet1_State()
If Telnet1.State = tcpConnected Then
txtTelnet.Locked = False
Else
txtTelnet.Locked = True
End If
End Sub
Private Sub txtTelnet_KeyPress(KeyAscii As Integer)
If Telnet1.State = tcpConnected Then
Telnet1.Send Chr(KeyAscii)
End If
KeyAscii = 0
E
![]() |
2. FTP Server
Instal Layanan Informasi Internet dan Layanan FTP
Karena
FTP tergantung pada Layanan Informasi Internet Microsoft (IIS), IIS dan
Layanan FTP harus diinstal pada komputer. Untuk menginstal IIS dan
Layanan FTP, ikuti langkah-langkah berikut.
CATATAN: Pada Windows Server 2003, Layanan FTP tidak diinstal secara default saat Anda meng-instal IIS. Jika Anda telah meng-instal IIS pada komputer, Anda harus menggunakan alat Program Tambah atau Hapus pada Panel Kontrol untuk menginstal Layanan FTP.
CATATAN: Pada Windows Server 2003, Layanan FTP tidak diinstal secara default saat Anda meng-instal IIS. Jika Anda telah meng-instal IIS pada komputer, Anda harus menggunakan alat Program Tambah atau Hapus pada Panel Kontrol untuk menginstal Layanan FTP.
1. Klik Mulai, arahkan kePanel Kontrol, kemudian klik Program Tambah atau Hapus.
2. Klik Tambah/Hapus Komponen Windows.
3. Pada daftar Komponen , klik Server Aplikasi, klik Layanan Informasi Internet (IIS) (akan tetapi jangan memilih atau menghapus kotak centang), kemudian klik Rincian.
4. Klik untuk memilih kotak centang dibawah (jika belum dipilih):
Common Berkass
Layanan Protokol Transfer Berkas (FTP)
Manajer Layanan Informasi Internet
Layanan Protokol Transfer Berkas (FTP)
Manajer Layanan Informasi Internet
5. Klik
untuk memilih kotak centang disebelah layanan yang berhubungan dengan
IIS lainnya atau subkomponen yang ingin Anda instal, kemudian klik OK.
6. Klik Berikutnya.
7. Apabila
Anda diminta, masukkan CD-ROM Windows Server 2003 ke drive CD-ROM atau
DVD-ROM atau menyediakan lintasan ke lokasi/tempat berkas, kemudian klik
OK.
8. Klik Selesai.
Layanan FTP dan IIS yang diinstal sekarang. Anda harus mengkonfigurasikan Layanan FTP sebelum Anda dapat menggunakannya.
Konfigurasikan Layanan FTP
Untuk mengkonfigurasi Layanan FTP hanya untuk membuat koneksi tanpa nama, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Mulai Manajer Layanan Informasi Internet atau buka IIS snap-in.
2. Rentangkan Nama_server, dimana Nama_server merupakan nama server.
3. Rentangkan Situs FTP
4. Klik-kanan Situs FTP Default, dan klik Properti.
5. Klik tab Account Keamanan.
6. Lakukan klik untuk kotak centang Perbolehkan Koneksi Anonim (jika belum dipilih), kemudian lakukan klik pada kotak centang Perbolehkan Koneksi Anonim.
Saat Anda melakukan klik kotak centang Perbolehkan Koneksi Anonim , Anda mengkonfigurasikan Layanan FTP untuk mempermudah koneksi anonim. Pengguna tidak dapat melakukan logon dengan menggunakan nama dan sandi.
Saat Anda melakukan klik kotak centang Perbolehkan Koneksi Anonim , Anda mengkonfigurasikan Layanan FTP untuk mempermudah koneksi anonim. Pengguna tidak dapat melakukan logon dengan menggunakan nama dan sandi.
7. Klik tab Home Directory.
8. Klik untuk menyeleksi kotak centang Baca dan Log kunjungan (jika belum dipilih), kemudian klik untuk menghapus kotak centang Tulis (jika belum dihapus).
9. Klik OK.
10. Hentikan Manajer Layanan Informasi Internet atau tutup IIS snap-in.
Server
FTP saat ini dikonfigurasikan untuk menerima permintaan FTP yang masuk.
Salin atau pindahkan berkas yang ingin Anda tampilkan pada folder
penerbitan FTP untuk akses. Folder default merupakan drive:\Inetpub\Ftproot, dimana drive adalah drive yang mana IIS diinstal.
|
Installasi FTP server dengan ProFTPd
|
| Artikel ini hanyalah membahas basic configuration dari ftp server, untuk pengembangan lebih lanjut silahkan baca-baca di www.proftpd.org. - Paket proftpd yg digunakan adalah proftpd-1.2.4.tar.gz Langkah-langkah instalasi: ========================== - Download paket proftpd-1.2.4.tar.gz dari situs www.proftpd.org - Ekstrak ke direktori yg anda suka: [root@taubat hari]# tar zxvf proftpd-1.2.4.tar.gz -C /usr/local/src - Pergi ke direktori baru hasil ekstrak: [root@taubat src]# cd proftpd-1.2.4 - Compile dan install: [root@taubat proftpd-1.2.4]# ./configure; make; make install - Buat user yang akan menjalankan proftpd: [root@taubat proftpd-1.2.4]# useradd proftpd -s /dev/null - Buat home directory untuk anonymous: [root@taubat proftpd-1.2.4]# mkdir /home/ftp - Edit file konfigurasi proftpd dengan text editor yg anda suka: [root@taubat proftpd-1.2.4]# vi /usr/local/etc/proftpd.conf - Contoh file konfigurasi proftpd.conf untuk basic ftp server: # This is a basic ProFTPD configuration file (rename it to # 'proftpd.conf' for actual use. It establishes a single server # and a single anonymous login. It assumes that you have a user/group # "nobody" and "ftp" for normal operation and anon. ServerName "Hari-huhui" ServerType standalone DefaultServer on # Port 21 is the standard FTP port. Port 21 # Umask 022 is a good standard umask to prevent new dirs and files # from being group and world writable. Umask 022 # To prevent DoS attacks, set the maximum number of child processes # to 30. If you need to allow more than 30 concurrent connections # at once, simply increase this value. Note that this ONLY works # in standalone mode, in inetd mode you should use an inetd server # that allows you to limit maximum number of processes per service # (such as xinetd) MaxInstances 30 # Set the user and group that the server normally runs at. User proftpd Group proftpd # Normally, we want files to be overwriteable. <Directory /*> AllowOverwrite on </Directory> # A basic anonymous configuration, no upload directories. <Anonymous /home/ftp> RequireValidShell off User ftp Group ftp # We want clients to be able to login with "anonymous" as well as "ftp" UserAlias anonymous ftp # Limit the maximum number of anonymous logins MaxClients 10 # We want 'welcome.msg' displayed at login, and '.message' displayed # in each newly chdired directory. DisplayLogin welcome.msg DisplayFirstChdir .message # Limit WRITE everywhere in the anonymous chroot <Limit WRITE> DenyAll </Limit> </Anonymous> - Jalankan proftpd: [root@taubat proftpd-1.2.4]# /usr/local/sbin/proftpd - Jika ada error, selalu lakukan cek di /var/log/messages, anda akan menemukan informasi yg sangat berharga di situ :) [root@taubat proftpd-1.2.4]# tail /var/log/messages - Jika tidak ada error, lakukan test dengan mencoba ftp server baru anda :) [root@taubat proftpd-1.2.4]# ftp localhost Connected to localhost (127.0.0.1). 220 ProFTPD 1.2.4 Server (Hari-huhui) [taubat.nasuha.org] Name (localhost:root): hari 331 Password required for hari. Password: 230 User hari logged in. Remote system type is UNIX. Using binary mode to transfer files. ftp> - Lakukan test juga terhadap konfigurasi anonymous ftp server anda :) [root@taubat proftpd-1.2.4]# ftp localhost Connected to localhost (127.0.0.1). 220 ProFTPD 1.2.4 Server (Hari-huhui) [taubat.nasuha.org] Name (localhost:root): anonymous 331 Anonymous login ok, send your complete email address as your password. Password: 230 Anonymous access granted, restrictions apply. Remote system type is UNIX. Using binary mode to transfer files. ftp> Jika output yang keluar adalah seperti di atas, maka selamat, ftp server anda telah berjalan dengan baik :) Instalasi FTP Server di Linux untuk managemen files di web server
Posted by admin on 2011/08/28 Leave a comment (0) Go to comments
Beberapa
artikel sebelum sudah beberapa tentang hacking, disini penulis
mencoba mengisi artikel yang lebih umum yaitu instalasi FTP Server di
linux dan konfigurasi dasarnya. Disini penulis mencoba mengkonfigurasi
untuk managemen files web di LAMPP, diasumsikan web server telah
diinstall, jika anda belum mengetahui caranya instalasi LAMPP maka
dapat dicari di blog ini, hanya saja penulis waktu itu menggunakan
Mandriva, tapi intinya sama saja karena hanya extract dari file lampp,
lalu konfigurasi sesuai kebutuhan, lalu jalankan lamppnya.
Disini penulis menggunakan Ubuntu 10.0.4 dan FTP Servernya yang diinstall adalah proftpd.
Perintah install dengan apt-get.
kurniawan@kurniawan-laptop:~$ sudo apt-get install proftpd
[sudo] password for kurniawan: Reading package lists… Done Building dependency tree Reading state information… Done Note, selecting proftpd-basic instead of proftpd The following extra packages will be installed: openbsd-inetd proftpd-basic Suggested packages: proftpd-doc proftpd-mod-mysql proftpd-mod-pgsql proftpd-mod-ldap proftpd-mod-odbc proftpd-mod-sqlite The following NEW packages will be installed: openbsd-inetd proftpd-basic 0 upgraded, 2 newly installed, 0 to remove and 429 not upgraded. Need to get 904kB of archives. After this operation, 2,335kB of additional disk space will be used. Do you want to continue [Y/n]? y Get:1 http://na.archive.ubuntu.com/ubuntu/ lucid/main openbsd-inetd 0.20080125-4ubuntu2 [37.0kB] Get:2 http://na.archive.ubuntu.com/ubuntu/ lucid-updates/universe proftpd-basic 1.3.2c-1ubuntu0.1 [867kB] Fetched 904kB in 22s (40.0kB/s) Preconfiguring packages … Selecting previously deselected package openbsd-inetd. (Reading database … 122714 files and directories currently installed.) Unpacking openbsd-inetd (from …/openbsd-inetd_0.20080125-4ubuntu2_i386.deb) … Selecting previously deselected package proftpd-basic. Unpacking proftpd-basic (from …/proftpd-basic_1.3.2c-1ubuntu0.1_i386.deb) … Processing triggers for man-db … Processing triggers for ureadahead … ureadahead will be reprofiled on next reboot Setting up openbsd-inetd (0.20080125-4ubuntu2) … * Stopping internet superserver inetd [ OK ] * Not starting internet superserver: no services enabled
Setting up proftpd-basic (1.3.2c-1ubuntu0.1) …
Warning: The home dir /var/run/proftpd you specified can’t be accessed: No such file or directory Adding system user `proftpd’ (UID 115) … Adding new user `proftpd’ (UID 115) with group `nogroup’ … Not creating home directory `/var/run/proftpd’. Adding system user `ftp’ (UID 116) … Adding new user `ftp’ (UID 116) with group `nogroup’ … Creating home directory `/home/ftp’ …
Untuk
lebih enaknya penulis login root saja dengan sudo su. Setelah itu
penulis konfigurasi proftpd.conf nya untuk konfigurasi.
root@kurniawan-laptop:/# cd /etc/proftpd
root@kurniawan-laptop:/etc/proftpd# nano proftpd.conf
Jika LAMPP kita diinstall di opt/lampp maka kita masukkan konfigurasi dibawah ini
#defaultroot ~
Defaultroot /opt/lampp/htdocs
Setelah itu save
Setelah direstart tinggal kita restart proftpdnya.
root@kurniawan-laptop:/etc/init.d# sudo /etc/init.d/proftpd restart
* Stopping ftp server proftpd [ OK ] * Starting ftp server proftpd
Kalau sudah tinggal kita mencoba koneksi dengan FTP client.
![]()
Disini kita sudah di /opt/lampp/htdocs, disini kita bisa manage folder dan file-file di web server kita.
Jika
anda pengguna speedy yang gatewaynya dari router modem dan ingin di
onlinekan ke internet maka tinggal kita set saja di router modemnya,
bisa seperti di bawah ini.
![]() FTP Server Over SSL
Artikel
ini merupakan lanjutan dari artikel saya pada edisi yang terdahulu
yaitu Membangun FTP server dengan Windows 7. Sebagai pengingat, FTP
server adalah sebuah server yang menjalankan aplikasi untuk memberikan
layanan download dan upload file antar jaringan (TCP/IP) yang
memanfaatkan File Tranfers Protocol (FTP). FTP merupakan protocol
standar untuk melakukan tukar menukar file dalam jaringan yang
berjalan pada lapisan aplikasi dari 7 lapisan OSI Network (http://id.wikipedia.org/wiki/Model_OSI).
Untuk dapat mengakses FTP server dibutuhkan sebuah aplikasi FTP
Client seperti FileZilla, WS_FTP, Cute_FTP dll atau paling sederhana
dengan menggunakan Browser.
Keamanan
data sangat penting, apalagi ketika kita menggunakan jaringan
internet. Tak dipungkiri masih banyak orang yang mengganggap masalah
kemanan data itu sepele. Hal ini tidak lain karena kesadaran
(awareness) keamanan data yang kurang atau juga mereka belum mempunyai
pengalaman kehilangan data atau pencurian data. Sebagai seorang
system administrator lebih baik mencegah kehilangan data dari pada
harus mengembalikan dan memperbaiki data. Belum lagi jika data-data
tersebut merupakan data rahasia perusahaan yang bisa berdampak pada
untung ruginya sebuah perusahaan. Jika hal itu terjadi bersiap-siaplah
anda untuk melamar di perusahaan lain, tentu hal itu tidak diinginkan.
Penulis berharap kita semua selalu sadar mengenai masalah keamanan
data ini.
Seperti
kita tahu bahwa untuk melakukan upload dan download data dengan
menggunakan FTP bukan merupakan cara yang aman. Tetapi kita tetap
dapat menggunakan FTP untuk melakukan download dan upload dengan
menumpangkannya pada sebuah protocol SSL atau yang disebut dengan FTP
Over SSL. FTP Over SSL juga sering di sebut dengan FTPS, dengan
menggunakan FTPS maka data yang di transfer pada jaringan akan di
enkripsi dengan begitu data tidak akan mudah di baca oleh
program-program pengintai (sniff).
Untuk melakukan pengaturan FTP over SSL ikuti langkah-langkah berikut :D
1.
Sebelum anda membuat FTP server lebih baik membuat certificate
terlebih dahulu, Buka Internet Information Services Manager, klik
Start kemudian ketikan IIS lalu pilih Internet Information Services
(IIS) Manager.
2. Pada root IIS manager Pilih Server Certificates.
3. Kemudian pada panel Action pilih Create Self-Signed Certificates.
Pada
contoh ini penulis menciptakan Certificate dengan memanfaatkan fitur
yang ada pada IIS Manager, selain itu anda juga menggunakan
Certificate dari pihak ketiga seperti dari VeriSign, DigiCert,
GoDaddy, comodo dll.
4. Muncul jendela Specify Friendly Name ketikan nama certificate sebagai contoh MugiCert.
5.
Setelah membuat certificate langkah selanjutnya yaitu membuat FTP
server. Pada panel Connection klik kanan pada Site pilih Add FTP Site…
lalu klik tombol OK.
6.
Muncul jendela Site Information, tentukan nama dan Directory dari FTP
server misal Ftp site name: MugiOverSSL dan pada Content Directiry
d:\FTP-DATA lalu klim tombol Next.
7.
Muncul jendela Binding and SSl Settings, tentukan IP address dan port
yang akan di gunakan misal IP Adress: 10.10.10.10 dan port: 21 selain
itu jangan lupa Centang pilihan Start FTP site automatically dan
pilih opsi Allow SSL lalu klik tombol Next.
8.
Muncul jendela Authentication and Authorization Informations, pada
Authentication pilih Basic dan pada Authorization pilih user yang akan
di berikan akses pada contoh penulis memberikan akses kepada user
Chelsea lalu klik tombol Finish.
Jika
anda ingin mengalokasikan kepada beberapa user, lebih baik anda
membuat sebuah Group user kemudian masukan user-user tersebut ke
dalannya. kemudian pada Allow access to: pilih opsi Specified roles or
user groups kemudian ketikan nama user groups-nya.
9.
FTP Site (FTP Server) telah berhasil di buat, langkah selanjutnya
yaitu melakukan pengaturan FTP Over SSL. Klik pada FTP server kemudian
pilih FTP SSL Settings.
10.
Muncul jendela FTP SSL Settings pada SSL certificate pilih
sertificate yang telah kita buat sebelumnya MugiCert, kemudian pada
SSL Policy pilih opsi Custome lalu klik tombol Advance.
11.
Muncul jendela Advanced SSL Policy, pada Control Chanel pilih opsi
Require only for credentials dan pada Data Chanel pilih opsi Allow
lalu klik tombol OK.
12. Setelah selesai melakukan pengaturan klik Apply pada panel Actions.
13. Setelah selesai coba buka melalui Browser, ternyata muncul error, browser tidak mendukung FTP Over SSL.
14.
Selanjutnya penulis menggunakan FTP client FileZilla, agar dapat
membuka FTP Site (FTP server) anda harus melakukan beberapa
pengaturan. Klik pada Open the Site Manager.
15. Kemudian klik tombol New Site pada Tab General isikan sesuai dengan pengaturan yang telah kita lakukan sebelumnya.
Host : 10.10.10.10 port : 21
Server Type : FTPES – FTP Over explicit TLS/SSL
Logon Type : Normal
User : Chelsea
Passowrd : password
Kemudian klik tombol Connect
16. Muncul jendela Unknown certificate klik tombol OK.
17. FileZilla telah berhasil login, selanjutnya anda dapat melakukan transfer data
|
Ø REFERENSI
- IBNUY08’S WEBLOG
- Oz Log
- Andik Susilo Blog’s
- Yogyafree X-code Blog






















Tidak ada komentar:
Posting Komentar